Tag Archives: minuman traditional

Traditional Aromatic Drink: Wedang Uwuh Dari Imogiri.

Standard

Saya mendapat oleh-oleh Wedang Uwuh dari seorang teman yang baru balik pulkam dari Jogja. Senangnya bukan main. Karena saya memang sangat menyukai minuman traditional ini dan benar-benar tidak nenyangka ternyata ada dalam bungkusan ole-oleh teman ini.

image

Bagi yang belum tahu tentang Wedang Uwuh ini boleh saya cerita sedikit  di sini ya..

Wedang Uwuh, sesusi namanya berarti minuman yang terbuat dari sampah tanaman (bukan sampah beneran tapi daun, batang, rimpang tanaman rempah yang sudah kering). Rasanya enak dan hangat. Sangat baik untuk mengurangi perut kembung dan masuk angin.

Yuk kita intip apa yang ada di dalam bungkusy

image

1/. Serutan kayu Secang.
Kayu secang (Caesalpinia sappan) menghasilkan warna merah sesegar syrop marjan jika diseduh dg air panas.
Saya ingat waktu kecil Bapak saya juga pernah membuatkan saya minuman segar berwarna merah dari rebusan sebatang kayu Cang (namanya begitu kalau di Bali).

2/. Daun dan tangkai bunga Cengkeh.
Cengkeh (Syzygium aromaticum), selain memberikan kehangatan juga diyakini membantu melancarkan peredaran darah. Selain itu cengkeh juga mengeluarkan aroma yang hangat.

3/. Daun Kayu Manis (Cinnamon ). Kulit batang Kayu Manis banyak dipakai orang untuk memberi aroma pada makanan atau minuman. Ternyata daunnya juga memberikan efek yang sama.

4/. Jahe (Zingiber officinale) digunakan orang untuk mengatasi kembung perut, pegal-pegal dan rematik. Jahe juga berguna untuk menghangatkan badan.

5/. Gula Batu. Sebagai pemanis.

Di kemasan ada petunjuknya. Dicuci lalu direbus dengan air bersih. Diminum hangat-hangat rasanya mantap.

image

Saya coba juga mendinginkannya segelas. Ternyata tetap
enak juga…

Yuk kita cintai minuman traditional kita!.