Tag Archives: Purple Flower

Pink Ruellia Yang Mekar Di Depan Dapur Pagi Ini…

Standard
Pink Ruellia Yang Mekar Di Depan Dapur Pagi Ini…

Sebatang tanaman Ruellia  yang tumbuh di sebuah pot tua  & terbengkalai di depan dapur, tiba-tiba berbunga & mekar pagi ini. Saya merasa agak surprise juga, karena sudah beberapa lama ini saya belum sempat merapikan halaman rumah  dan membersihkan pot-pot tua yang tanamannya mulai meranggas tak terurus. Bunga berwarna pink menawan yang sangat feminine membuat hati menjadi ikut berbunga melihatnya. Read the rest of this entry

Kintamani Purple Hibiscus, Indahnya Kembang Pegunungan.

Standard
Kintamani Purple Hibiscus, Indahnya Kembang Pegunungan.

 Salah satu jenis kembang sepatu (Hibiscus) favorit saya semasa kecil adalah yang berwarna ungu. Saat ini tidak terlalu mudah menemuinya di tukang tanaman maupun di halaman-halaman rumah orang. Namun saat saya melintas di jalur Kintamani – Penulisan beberapa waktu yang lalu, saya melihat tanaman ini cukup banyak ditanam di  pinggir jalan. Terlihat cantik dan anggun dalam balutan udara dingin senja hari.   Tanaman ini juga saya lihat masih tumbuh subur di halaman rumah salah seorang keluarga saya. Read the rest of this entry

Angelonia, Rumpun Mirip “Lavender” di Halaman.. Calming & Relaxing

Standard

Rumpun tanaman hias yang sering disebut oleh tukang tanaman sebagai Lavender ini sungguh merupakan sumber wewangian natural yang lembut di pekarangan rumah.  Kalau kita kebetulan berdiri tidak jauh dari rumpun tanaman ini, maka sayup sayup akan kita cium wangi yang kalem dan lembut diterbangkan angin dari bunga tanaman ini. Wanginya yang sejuk sangat  menenangkan.

Tanaman ini sebenarnya cantik diletakkan di bagian mana saja dari halaman rumah, namun konon menurut ilmu Feng Sui tanaman, tanaman yang berbunga ungu sebaiknya di tanam di halaman belakang rumah untuk memberi ketentraman kepada si pemilik rumah.

Banyak yang melihat tanaman ini tumbuh di halaman saya bertanya, bagaimana caranya menanam & merawat agar sehat, subur dan rajin berbunga. Sebenarnya tidak ada yang sulit mengenai tanaman bunga ini.

Cara menanamnya gampang, tinggal mematahkan batangnya yang rapuh (pilih yang agak tua) lalu ditancapkan di tanah yang subur dan lembab. Agak sabar sedikit, karena tanaman ini yang baru ditancapkan  biasanya akan melewati periode layu terlebih dahulu. Tapi bukan mati. Jangan buru-buru dicabut. Tetap siram setiap hari dan siangi dari rumput liar sebagaimana layaknya tanaman hias hidup.  Dengan sedikit bersabar, maka tidak berapa lama kemudian, rumpun lavender baru akan bersemi.

Merawatnya pun tidak susah. Tanaman ini sama sekali tidak tergolong rewel. Asal cukup air, pasti tumbuh. Apalagi bila diberikan pemupukan secara teratur. Tunas yang mudapun akan tumbuh dengan subur. Tiap tangkai yang tua pasti akan memberikan tunas muda 3-6 yang kelak akan menghasilkan tangkai yang penuh bunga.  Rajinlah melakukan pemotongan tangkai yang tua, agar tanaman selalu terlihat segar. Tangkai yang tua biasanya ditandakan dengan warnanya yang tidak lagi hijau segar tapi mulai kekuningan. Potong tangkai tua hingga ke batas dimana tunas muda mulai tumbuh. Bila tangkai tua ini masih menyisakan banyak bunga, manfaatkanlah sebagai bunga potong, letakkan dalam vas bunga  untuk menghiasi & mengharumkan ruangan kita. Bunganya yang segar juga sering saya keringkan dan  manfaatkan untuk membuat potpourri.

 

Thanks buat Putu yang telah  mengingatkan saya, tanaman ini aslinya bernama Angelonia angustifolia.