Tag Archives: Ukiran Bali

Mengamati Ukiran Kekarangan Pada Bangunan Bali.

Standard

Pulang selalu menjadi saat yang paling menyenangkan buat saya. Karena bukan saja senang bisa mengobati kerinduan pada keluarga, juga senang karena bisa mengkondisikan kembali jiwa saya pada suasana rumah  yang penuh kedamaian, ketenangan dan kasih sayang. Walau hanya sejenak.  Kembali ke rumah setelah berada  di luar, juga membuat saya lebih perhatian terhadap hal-hal yang dulu tidak pernah saya perhatikan. Salah satunya adalah terhadap ukiran pada batu paras (cadas).  Entah  kenapa sekarang jadi terlihat istimewa di mata saya. Padahal dulu hanya pemandangan sehari-hari yang tidak memiliki keistimewaan apapun. Read the rest of this entry

Advertisements

Gajah Yang Gadingnya Cacat Sebelah.

Standard

Ketika saya  pulang kampung, saya melihat adik saya sedang  merenovasi bagian depan rumah kami. Walau yang dirombak cuma sedikit, namun tak ayal membuat rumah yang sudah berantakan menjadi semakin berantakan. Penuh bahan bangunan dan debu. Saat itulah saya sempat mendongak  ke langit- langit bangunan Bale Gede peninggalan ayah saya. Bale Gede adalah bangunan traditional Bali yang memiliki saka (tiang penyangga) sebanyak 12 buah, berfungsi untuk melakukan persiapan berbagai upacara, menerima tamu maupun aktifitas harian lainnya. Read the rest of this entry