Hari Jumat  – hari terakhir kerja sebelum libur panjang, saya pulang  kantor. Diperjalanan saya melihat seorang tukang sayur menawarkan jantung pisang.  Wah!. Sayur favorite saya waktu saya masih tinggal di  Bali. Sangat jarang saya temukan dijual di Jakarta. Segera saya turun dan menawar. Rp 2.000 untuk 3 buah jantung pisang.  Tentu saja sangat murah untuk ukuran harga sayur mayor di Jakarta yang melambung tinggi. “Biarinlah, buat Neng. Ngabisin aja” kata tukang sayurnya. Sayapun pulang dengan hati riang. Sungguh saya sangat kangen masakan traditional Bali.

Jantung pisang, bisa dimasak secara traditional dalam beberapa cara.  Bisa ditumis, disantan, dikuah ,diurab atau bahkan dipepes. Tapi kali ini saya akan memasak Tumis Jantung Pisang Pedas.  Barangkali ada yang mau resepnya?

Bahan-bahan yang dibutuhkan tidak banyak, yakni:

Sebuah jantung pisang.

Bawang merah

Bawang putih

Terasi

Garam

Cabe rawit.

Limau .

Sedikit minyak untuk menumis.

Cara membuatnya mudah:

 Pertama bersihkan jantung pisang dengan  cara mengelupas lapisan terluarnya hingga tertinggal lapisan yang berwarna gading dan bersih.

Belah jantung pisang menjadi 2 bagian, lalu iris tipis tipis.

Jantung pisang yang umum diperjual belikan  dipasar adalah jantung dari pisang batu.  Kadang-kadang ada juga jenis jantung pisang yang terasa sedikit pahit jika kita tak bisa mengolahnya. Untuk memastikan agar sayuran tidak terasa pahit, ada baiknya kita rebus dahulu irisan jantung pisang ini. Lalu kita peras hingga airnya keluar.

Iris bumbu untuk tumisan, yakni bawang merah, bawang putih dan cabe rawit.

Tumis bumbu dan tambahkan sedikit terasi dan  masukkan irisan jantung pisang. Tambahkan garam dan air perasan jeruk limau secukupnya.

Hidangkan dengan nasi  panas.

7 responses »

  1. Jantung pisang yang d pakai biasanya jantung pisang kepok, selain enak jg membantu menambah air susu ibU untuk ibu menyusui, kalo jantung pisang ambon pahit seperti daun kates

  2. Baru kali ini sy mencoba masak dan makan jantung pisang. Pas coba resep dan tips dari Jineng rasany memang oke. Makasih ya, jdi smakin luas wawasan kuliner nusantara saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s