Category Archives: Cuisine

Tiga Cara Menikmati Avocado.

Standard

Saya lagi sangat doyan Avocado. Entah kenapa, rasanya kurang kenyang kalau belum makan Avocado. Selain dijus atau dijadikan campuran es buah, Avocado sangat enak buat teman makan dengan sayuran ataupun dengan telor dan sebagainya.

1/. Avocado dengan Telor Dadar, Tumis Selada Air dan Kol serta Singkong goreng.

Kombinasi makanan ini sungguh sangat enak. Telor saya pilih untuk memastikan asupan protein yang cukup untuk saya (selain saya memang doyan telor juga ha ha 😀😀). Di sini saya memilih telor dadar. Karena kalau didadar, telor bisa ditambahin irisan bawang, cabe atau daun seledri. Lalu saya tambahkan dengan tumis kol dan selada air.

Nah… yang selada air ini saya sangat suka, karena menurut kepercayaan traditional, selada air sangat bagus dikonsumsi untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap normal.

Dan terakhir singkong goreng. Saya pikir saya harus sering sering makan singkong. Karena menurut berita, singkong bagus untuk mencegah pertumbuhan sel sel kanker. Jadi ini judulnya makanan sehat.

2/. Avocado Shrimp.

Nah ini makanan sungguh favorit saya. Gabungan rasa Avocado yang lembut dan enak berpadu dengan rasa udang yang kenyal dan bernuansa laut sungguh maknyus. Saya tambahkan dengan salad dressing Thousand Island (beli jadi dalam botoh nih ) dan sedikit taburan daun Oregano kering. Mantap dah.

Pertama kali saya makan Avocado Shrimp di sebuah restaurant di Sanur. Diajak dan dibayarin makan teman saya. Sumpah!. Enak bangeeeet. Tapi mau nambah malu. Wong dibayarin orang lain. Waktu itu saya masih mahasiswa. Dan kantong saya terlalu kempes untuk makan di restaurant yang pembelinya kebanyakan bule-bule. Tapi sejak itu saya ingat rasanya.

Sekarang setelah saya bekerja dan punya penghasilan sendiri, saya beberapa kali bikin sendiri dan makan Avocado dengan udang ini.

3/. Avocado Telor Panggang.

Nah ini… saya baru nyontek hari ini. Seorang teman mengupload Avocado panggang dengan Telor Ceplok di Facebook. Miih… kelihatannya enak. Jadi saya cobainlah.

Tapi dibanding telor ceplok, saya lebih suka telor dadar diaduk aduk dengan irisan bawang merah bawang putih dan cabe serta sedikit garam lalu dituangkan ke dalam mangkok avocado.

Lalu panggang sekitar 30 menit di suhu 280° C. Wah…. ternyata rasanya mantap banget. Nggak rugi nyontek.

Nah itulah teman teman, 3 cara yang asyik menikmati Avocado. Teman pembaca ada yang punya resep lain?. Silakan dishare.

Advertisements

Memilih Tanaman Dapur Hidup Buat Si Penyuka Salad?.

Standard

Salad, adalah sayuran segar bergizi yang sangat populer belakangan ini. Kebanyakan dimakan mentah, seperti kita memakan lalapan. Bedanya hanya didressingnya. Salad semakin populer ketika tubuh ramping dan sehat menjadi impian setiap orang.
Melihat saya sering memposting tanaman dapur hidup, seorang teman bertanya tanaman apa saja yang sebaiknya ditanam biar kebutuhan akan saladnya bisa dipenuhi setiap hari?.

Sebenarnya jawabannya sangat kondisional tergantung jenis sayuran yang disukai. Walaupun demikian saya akan coba menceritakan mix tanaman sayuran yang enak buat campuran salad. Menurut saya tapi lho…

Buat saya, untuk membuat salad setidaknya kita harus punya daun selada (lettuces). Jadi, tanaman pertama yang perlu kita pilih untuk ditanam adalah dari jenis selada. Selada ada banyak jenisnya. Ada yang hijau, ada yang keputihan, ada yang merah atau campuran darinya. Ada yang bulat seperti kol, ada yang berdaun lonjong mirip sawi. Ada yang keriting, ada yang bergerigi. Semuanya enak. Jadi pilihlah jenis selada yang kita sukai. Kita juga bisa mencampurkan beberapa jenis daun selada sekaligus.

Lalu berikutnya kita pilih tanaman pelengkap salad. Misalnya Mint, Basil, Kemangi, kol, seledri, parsley, rosemarry, dsb.

Daun daun tanaman ini memperkaya rasa dari selada yang kita buat. Daun mint memberikan rasa segar dan bersih di mulut. Sweet Basil memberikan rasa nyaman. Parsley dan Seledri ada sedikit rasa pengah tapi enak juga. Rosemerry memberi rasa hangat. Dan sebagainya. Jadi tidak rugi jika kita tanam di halaman.

Sayuran buah atau umbi, misalnya tomat, timun, wortel atau bawang bombai dan sebagainya juga merupakan pilihan menarik untuk ditanam.

Dengan menanam tanaman yangvsaya sebut di atas kita bisa membuat summer Salad hasil petik dari halaman kita sendiri.

Selagi Musim Cempedak.

Standard

Cempedak!. Pertama kali saya tahu kata itu dari buku “Bahasaku”, buku pelajaran SD jaman dulu milik kakak sepupu saya. “Ibu membeli cempedak. Hendak dinasak”. Kalau tidak salah ingat begitu kata-katanya. Waktu itu saya sangat penasaran. Pengen tahu yang namanya buah Cempedak. Tapi tak pernah melihat. Hanya setelah besar saya mengenal buah cempedak yang digoreng di rumah teman saya. Mirip buah nangka goreng.

Saat seseorang bertanya kepada saya, “Bu, apa bahasa Balinya Cempedak?”. Saya sendiri tidak tahu”. Saya bilang ” ya… cempedak juga. Nggak ada bahasa Balinya”. Setelah itu saya berpikir sendiri… mengapa tidak ada bahasa Bali untuk buah Cempedak? Apa jangan -jangan di Bali tidak ada buah Cempedak?. Saya sendiri kurang yakin. Perasaan saya pernah melihat entah di mana.

Baiklah. Itu hanya cerita singkat tentang ingatan saya akan buah Cempedak. Karena kali ini saya melihat buah Cempedak di pasar, tepat setelah kemarinnya Mbak yang kerja di rumah saya bilang “Bu sekarang ini lagi musim buah Cempedak, Bu. Uuh…wangi sekali“. Kata si Mbak.

Ya…jika nanti saya ketemu buah Cempedak, akan saya beli. Mumpung lagi musim. Pikir saya. Karena jika tidak musim, tentu akan lebih sulit lagi mencari. Dan benar saja, ketika saya mampir ke pasar ternyata nemang saya lihat ada banyak buah Cempedak. Maka saya belilah dan bawa pulang.

Buah ini memang sangat luar biasa wanginya. Sangat semerbak dan rasanya manis seperti nangka. Saking wanginya saya sempat berpikir jika dari buah Cempedak ini diekstrak dan ditambahkan ke parfum tentu akan jadi unik juga. Mungkin bisa meningkatkan impact dan long lastingness dari parfum 😀😀😀.

Cempedak bisa dibikin apa?.

Buah Cempedak yang matang bisa dimakan begitu saja, seperti kita memakan buah nangka. Daging sekitar bijinya cukup tebal, berwarna kuning terang. Ukurannya lebih kecil, bulat dan lebih berserat ketimbang buah nangka.

Uniknya, tidak seperti nangka, buah Cempedak bisa dibelah memanjang di satu sisi, lalu ditarik dari tangkainya.

Luar biasa, ternyata jika ditarik begitu, semua buah yang ada bijinya nempel di tangkai buahnya , sementara semua ampasnya lepas .

Sehingga yang ada hanya buahnya yang enak dimakan itu saja.

Selain langsung dimakan, buah Cempedak juga enak digoreng seperti pisang goreng.

Dan bijinya enak juga direbus. Sama seperti beton nangka dengan kulit ari yang lebih tipis.

Bumbu Dapur Dalam Bahasa Bali.

Standard

Setelah sebelumnya saya menulis tentang bahasa balinya wajah dan bagian-bagiannya, kali ini saya ingin mengajak teman pembaca untuk menengok dapur orang Bali dan mengenal bumbu dapur dalam Bahasa Bali.

Dapur dalam bahasa Bali disebut dengan “Paon”. Atau dalam bahasa halusnya disebut dengan kata “Pewaregan“. Dan Bumbu Dapur disebut dengan “Basa-basa” -dibaca Base base – dengan huruf a dibelakang kata dibaca sebagai “e ” seperti huruf e dalam kata “dengan” di bahasa Indonesia.

Oke!. Sekarang kita langsung mengenali apa saja yang ada di dalam nampan Basa -basa ya.

1/. Cabe = tabya.

2/. Garam = uyah (kasar), tasik (halus).

3/. Bawang merah = bawang.

4/. Bawang putih = suna / kesuna.

5/. Jahe = jae.

6/. Lengkuas = isen.

7/. Kencur = cekuh.

8/. Kunyit = kunyit.

9/. Asem = lunak.

10/. Merica = mica.

11/. Ketumbar = ketumbah.

12/. Lada = tabya bun.

13/. Pala = pala.

14/. Terasi = sera

15/. Pekak = Bungan lawang.

16/. Kecombrang = Kecicang.

17/. Kapulaga = kapulaga.

18/. Temu Kunci = kunci/ bekunci.

19/. Daun Salam = janggar ulam.

20/. Jeruk Limau = lemo.

21/. Jeruk nipis = juuk lengis.

22/. Gula Pasir = gula pasir.

23/. Gula Merah = gula barak/ gula ntal/gula Bali.

24/. Kecap = kecap (tidak umum dalam masakan traditional Bali, tetapi untuk masakan kontemporer, terkadang disediakan kecap di dapur).

25/. Bawang Daun = don pre.

26/. Seledri = seladri.

27/. Wijen = lenga.

28/. Pandan Wangi = pandanarum.

29/. Daun Suji = don kayu sugih.

30/. Kemangi = kecarum.

31/. Selasih = sulasih.

32/. Kemiri = tingkih.

33/. Sereh = serai.

34/. Keluwek = pangi.

35/. Kelapa = nyuh.

36/. Minyak kelapa = lengis nyuh.

37/. Tomat = tomat.

38/. Belimbing buluh = belimbing wuluh.

Demikian kurang lebih jenis basa basa yang mungkin ada di dapur orang Bali.

Membuat Sendiri: Telor Asin.

Standard

Telor Asin!. Siapa yang suka telor asin?. Saya sering terpikir ingin membuat sendiri telor asin. Tapi belum pernah sempat belajar bagaimana cara membuatnya. Sungguh beruntung, ketika sedang ke pasar bersama, Mbak yang bekerja di rumah saya bercerita bahwa ia bisa membuat. Wah, pucuk dicinta ulam tiba!. Saya bisa belajar dari si Mbak.

Seketika saya membeli bahan -bahan yang dibutuhkan. Diantaranya 10 butir telor bebek, 1 bungkus abu bakar dan sebungkus garam dapur.

Ayo! Mari kita coba bikin.

1/. Cuci bersih telor bebek. Gunakan kawat cuci untuk menggosok permukaan telor agar benar benar bersih dan pori- pori cangkangnya terbuka dengan baik.

2/. Campur abu gosok dengan garam. Lalu tambahkan sedikit air. Aduk aduk agar garam merata dan membentuk adonan.

3/. Balurkan adonan abu gosok asin ke sekeliling telor. Tempatkan pada talam atau box. Dan diamkan selama 2 minggu.

4/ . Setelah 2 minggu, telor asin bisa dipanen. Caranya dengan melepas baluran abu gosok dan mencucinya dengan air.

5/. Setelah telor bersih kembali, kita rebus sampai matang.

Lihatlah!. Kita sekarang memiliki telor asin dengan kwalitas yang bagus. Kuning telornya memerah dan berminyak, putih telornya menepung dengan baik. Tingkat rasa asin ditentukan oleh banyaknya jumlah garam yang kita campurkan ke dalam abu.

Nah… seandainya kita sedang nggak punya pekerjaan, mungkin membuat telor asin bisa kita jadikan salah satu usaha untuk mengais rejeki. Caranya gampang dan peralatan dan bahan bakunya juga sangat sederhana.

Tumis Pedas Jamur Liar Daun Cemcem.

Standard
Tumis Pedas Jamur Liar Daun Cemcem.

Musim hujan. Membawa berkah dari langit. Berupa titik titik air yang membasuh bumi dan membangunkan biji biji dan benih yang tertidur di dalamnya. Terbangun untuk mewujudkan mimpi-mimpinya agar berkembang. Tak terbilang benih rerumputan, sayuran, perdu dan sebagainya yang tumbuh. Dan termasuk jamur pun bermunculan.

Di sela sela rumput halaman rumah saya pun bermunculan berbagai jenis jamur liar. Diantaranya ada jamur Barat yang bisa dimakan. Lumayan banyak juga, tapi sebagian ada yang sudah mekar kemarinnya. Tidak saya ambil yang begini. Hanya yang masih segar saja saya panen dan bawa ke dapur.

Dimasak apa jamur liar ini? . Karena memetik jamur liar adalah kenangan masa kanak-kanak waktu di kampung halaman di Bali, maka kali ini sayapuningin mengenang masa kecil dengan memasak jamur liar ini dengan bumbu traditional Bali, yakni Daun Cemcem.

Kebetulan banget ada daun Cemcem di halaman. Jadi bisa saya petik sedikit untuk masak.

Bagi teman teman yang belum tahu tentu penasaran, apa itu Daun Cemcem ya. Cemcem adalah tanaman sekeluarga dengan Kedondong. Tapi saya belum pernah melihatnya berbuah. Rasa daunnya asem seger mirip rasa buah Kedondong.

Di Bali orang menggunakan Daun Cemcem sebagai bumbu dapur atau sayuran untuk memberi rasa segar terutama pada masakan jamur, belut, siput , ayam dan sebagainya. Tapi karena pohonnya makin susah dicari, makin jarang orang masak dengan daun Cemcem.

Daun Cemcem juga banyak dijadikan jus ( Loloh Daun Cemcem) karena rasanya yang sangat segar.

Gimana cara memasaknya? Ya …sama seperti menumis sayuran lain.

1/. Bersihkan jamur. Lalu suir suir.

2/. Iris bawang merah, bawang putih dan cabe rawit.

3/. Petik daun Cemcem. Bersihkan.

4/. Masukan minyak untuk menumis ke wajan. Tunggu sampai panas.

5/. Masukkan bumbu iris, dan sefikit terasi, lalu masukkan jamur.

6/. Tambahkan sedikit air. Begitu mendidih, masukkan daun Cemcem. Aduk aduk. Tambahkan garam seperlunya.

7/. Angkat, pindahkan ke piring saji dan hidangkan.

Resep Masakan: Black Mushroom Vegietofu.

Standard

Black Mushroom Vegietofu!. Alias Tahu Sayuran dengan Jamur Kuping. Ini cemilan yang sumpah enaaaak bangetz. Setidaknya menurut saya.

Awalnya saya mengenal camilan ini dari seorang pembantu rumah tetangga. Bossnya sering membuat dan menjual kue yang membutuhkan banyak penggunaan Kuning Telor.

Nah…lalu Putih Telornya di kemanain? Si Mbak lalu dengan kreatif membuat Putih Telor ini sebagai campuran tahu sayuran. Nah.. dari sini terciptalah itu camilan yang enaknya bikin tetangga ketagihan. Si Mbak menjual tahu jamur kuping ini ke tetangga. Termasuk ke saya.

Sayangnya setelah si boss wafat, si Mbak tidak lagi membuat kue dan tahu sayuran. Ia tidak lagi bekerja di sana. Ia beralih profesi menjadi Tukang Nasi Uduk. Dan sayapun kehilangan tahu sayur jamur kuping buatan si Mbak.

Untuk mengurangi kangen, sesekali saya membuat sendiri camilan ini dengan meminta resep.pada si Mbak.

Bahan yang diperlukan:

Tahu putih 1bh (pilih yang empuk dan masih baru), putih telor 3 butir, jamur kuping sebungkus ( kira kira isi 4-5 buah), wortel 1 buah, bawang bombay 1/2, bawang daun 1 batang, seledri 1 tangkai, garam, gula, minyak wijen secukupnya.

Cara Membuat:

1/. Cuci bersih semua bahan. Remas/ulek tahu putih hingga hancur.

2/. Iris iris tipis lalu cincang jamur kuping. Masukkan ke dalam adonan tahu.

3/. Parut halus wortel. Masukkan ke dalam adonan.

4/. Cincang Bawang Bombay, Bawang Daun dan Seledri. Masukan ke dalam adonan.

5/. Masukkan garam, gula pasir dan minyak wijen secukupnya ke dalam adonan. Tambahkan bumbu penyedap.lain jika suka.

6/. Aduk aduk adonan. Lalu tambahkan putih telor dari 3 butir telor ayam. Aduk aduk.lagi hingga merata.

7/. Masukkan adonan tahu jamur kuping ke dalam loyang. Kukus dengan api sedang.

8/. Setelah tahu matang, keluarkan loyang. Biarkan hingga dingin.

9/. Potong potong tahu dengan ukuran sedusi selera.

10/. Gulingkan tahu di dalam.kocokan telor. Lalu goreng.

11/. Hidangkan tahu dalam keadaan hangat hangat. Bisa juga ditemani dengan cabe rawit hijau.

Resep Masakan: Serapah Kakul Gondang.

Standard
Resep Masakan: Serapah Kakul Gondang.

Senangnya pulang ke Bali. Apalagi pergi ke pasar di Bangli. Ada ada saja yang saya temukan yang membuat saya ingat akan masa kanak-kanak saya di kota kecil ini.

Kali ini saya menemukan seorang pedagang sedang menawarkan kangkung dan keong sawah. Waah… keong sawah!. Saya merasa sangat senang sekali.

Keong sawah atau dalam bahasa Balinya disebut dengan Kakul adalah salah satu bahan makanan umum untuk masyarakat agraris di pedesaan di Bali. Tetapi dengan berkurangnya sawah, dan penggunaan pestisida, tidak banyak lagi kita bisa menemukan pedagang keong di pasar.

Mumpung ketemu, akhirnya saya membeli sebanyak 2 telekos (telekos = wadah sederhana berbentuk segitiga dari daun pisang ). Harga per telekos = 3 000 rupiah. Rencananya saya mau goreng dengan bumbu Suna Cekuh.

Sampai di rumah, ternyata adik ibu saya datang dan memberi ide untuk membuat Serapah Kakul. Wah… ide yang keren. Dan juga sudah lama saya tidak menikmati hidangan yang bernama Serapah ini.

Serapah adalah hidangan traditional Bali yang terbuat dari bumbu yang terdiri atas bawang putih, kencur, kunyit, cabai besar dan kelapa ditumbuk / dihaluskan.

Cara membuat:

1/. Cuci bersih keong sawah. Potong ujung belakangnya.

2/.Rebus keong sawah. Keluarkan isi dari cangkangnya. Sisihkan.

3/. Ulek bawang putih, kencur, kunyit, cabe besar, garam untuk bumbu.

4/. Haluskan serundeng /kelapa parut.

5. Tumis bumbu halus sampai matang. Tambahkab air. Masukkan keong sawah yang sudah bersih. Panaskan hingga keong matang.

6. Tambahkan serundeng / kelapa parut yang sudah dihaluskan. Aduk -aduk hingga matang.

7. Hidangkan Serapah Kakul Gondang.

Yummy. Yuk kita coba !.

Resep Cemilan: Mangkok Jamur Shiitake Isi Ayam.

Standard

Camilan berbahan dasar Jamur adalah salah satu cemilan favorit saya untuk teman minum teh atau kopi. Kali ini saya melihat Jamur Shiitake di pajangan sebuah Super Market dan melihat harganya agak miring dibanding biasanya, saya pun mengambil 1 pack.

Jamur ini akan saya olah menjadi Mangkok Jamur Shiitake Isi Ayam.

Bahan bahannya:

1/. 1 pack Jamur Shiitake isi sekitar 20- 24 pcs.

2/. 1/4 kg daging ayam cincang.

3/. 2 butir telor ayam.

4/. 1 sendok minyak wijen.

5/. Garam secukupnya.

6./ Gula secukupnya.

7/. Daun Oregano dicincang halus.

8/. Lada secukupnya.

9/. 2 siung Bawang putih dicincang halus.

Cara membuatnya:

1/. Cuci Jamur Shiitake.

2/. Lepaskan tangkai jamur dari payungnya, sehingga payung jamur yang tertinggal membentuk mangkok.

3/. Bubuhkan garam dan gula pada payung jamur. Sisihkan.

4/. Suir suir tangkai jamur.

5/. Masukkan daging ayam giling, suiran rangkai jsmur Shitake, 2 butir telor, aduk aduk hingga merata.

Lalu tambahkan garam, gula, lada, bawang putih cincang dan minyak wijen. Aduk aduk lagi hingga rata.

6/. Masukkan adonan ayam jamur ke atas mangkok jamur Shiitake.

7/. Kukus beberapa menit hingga matang.

Mangkok Ayam Jamur siap dhidangkan setelah matang dikukus.

Pilihan lainnya untuk ibu bekerja yang tak selalu punya waktu untuk memasak, mangkok ayam jamur yang sudah matang dikukus kita masukkan ke dalam lemari pendingin. Jika mau dihidangkan:

Pilihan 1 : dipanggang.

Masukkan mangkok ayam jamur ke dalam oven. Suhu 180 °C selama 10 menit.

Pilihan 2, digoreng.

Potong mangkok ayam jamur jadi 2 atau 4 sesuai selers, tambahkan tepung bumbu lalu goreng.

Hidangkan panas panas.

Selamat mencoba.

Ketupat Merang Sukabumi.

Standard

Ketupat! Secara umum identik dengan hari raya Idul Fitri. Walaupun di beberapa daerah di Indonesia, ketupat memiliki makna adat yang lain.

Kali ini saya cuma ingin menuliskan bagaimana orang di Sukabumi menyiapkan ketupatnya untuk hari raya Lebaran. Sedikit berbeda dengan kebiasaan membuat ketupat di kampung halaman saya di Bali. Karena itu saya ingin menuliskannya.

1. Pembuatan Kulit Ketupat (Cangkang)

Ini bisa dilakukan sendiri dari janur. Tapi jaman sekarang, hanya sedikit orang yang bisa dan punya waktu untuk membuat sendiri. Kebanyakan membeli kulit ketupat yang sudah jadi di pasar.

2. Menyiapkan Beras.

Beras dicuci bersih, ditiriskan lalu dicampur dengan sedikit garam dan air kapur sirih. Garam ditambahkan agar ada rasa dan berfungsi sebagai pengawet. Kapur berfungsi agar textur ketupat menjadi kenyal.

3. Memasukkan beras ke dalam kulit ketupat.

Kulit ketupat diisi dengan beras bersih yang sudah dicampur dengan garam dan air kapur. Setiap kulit ketupat diisi setengah lebih sedikit ( sekitar 60%) dari ruang ketupatvyang tersedia, untyk memastikan agar ketupat memiliki kepadatan yang tepat dan tidak mudah basi. Jika kurang dari 60% umumnya ketupat akan terlalu lembek dan mudah rusak. Sebaliknya jika lebih dari 60% ketupat akan menjadi terlalu padat dan keras texturnya sehingga kenikmatannya berkurang.

4. Merang.

Untuk mendapatkan ketupat dengan warna coklat yang menarik, maka ketupat direbus dengan air merang padi. Selain itu air merang padi juga memberikan aroma wangi khas pada ketupat.

Cara menyiapkannya, merang padi dibakar . Setelah dibungkus dengan kain kasa, lalu dimadukkan ke dalam air untuk merebus ketupat.

5. Merebus Ketupat.

Ketupat direbus sekitar 8 jam lamanya dengan api sedang. Baru diangkat dan digantung gantung agar airnya tiris dan ketupat kering.

Selamat menyambut hari raya Idul Fitri teman teman!. Mohon maaf lahir dan bathin.