Category Archives: Inspiration

Sehari di Kota Nara, Bisa Lihat Apa Saja?

Standard

Kota Nara, terkenal sebagai kota tua dengan banyak sekali memiliki peninggalan sejarah peradaban Jepang, terutama kuil-kuil Budhist.

Saking banyaknya tempat tempat menarik yang bisa dikunjungi di Nara, sesungguhnya kunjungan sehari ke kota ini tidaklah cukup untuk melihat semuanya. Jadi kita harus memilih yang mana yang memungkinkan kita kunjungi dalam sehari.

Kami memilih Nara Park dan area sekitarnya (area yang berwana hijau di peta di atas) untuk kami kunjungi dalam sehari. Karena menurut Nara Sightseeing Map yang saya dapatkan Kintetsu – Nara Station Tourist Information Center, ada cukup banyak tempat menarik dengan lokasi yang berdekatan di tempat itu.

Kami berangkat dari Osaka sekitar jam 9 pagi dan tiba di Kintetsu Station di Nara setengah jamnya kemudian. Lalu apa saja yang bisa kami lihat dalam sehari di Nara?:

1/. Kofukuji Temple.

Kofukuji Temple adalah sebuah kompleks Kuil Budha yang luas yang terdiri atas beberapa bangunan antara lain sebuah Pagoda bertumpang lima yang merupakan simbol dari kota Nara. Dibangun di abad ke 7. walaupun pernah direkonstruksi beberapa kali misalnya pada tahun 1426.

2/. Taman Rusa.

Ada beberapa tempat di Nara Park ini yang dipenuhi dengan rusa. Mulai dari sekitar Kofukuji Temple , tak jauh dari Nara National Museum hingga sekitar Todaiji Temple.

3/. Yoshikien Garden.

Taman cantik yang dulunya merupakan cabang dari Kofukuji Temple ini menyajikan pemandangan taman khas jepang dengan memasukkan unsur kolam, bunga Azalea, Pinus Jepang , kerikil dan lumut.

4/. Todaiji Temple.

Ini adalah kuil yang samgat terkenal di mana ditempatkan sebuah patung Budha Vairocana yang sangat besar yang dikenal dengan Daibutsu (Great Budha).

5/. Nandaimon.

Nandaimon adalah Gerbang Selatan dari Todaiji Hall yang ukurannya sangat luar biasa. Dan merupakan gerbang terbesar yang ada di Jepang.

Sebenarnya masih banyak sekali yang belum sempat kami kunjungi di Nara, seperti misalnya Kasuga Taisha Shrine yang lokasinya sebenarnya masih di sekitar Nara Park juga, tapi karena keburu sore ksmi tak sempat mampir.

Lalu ada Isuien Garden, Heijo Palace, The Garden of Kasuga, Taisha Shrine, Nara City Museum of Art, Toshodaiji Temple, Yakushiji Temple, Naramachi Traditional Townhouse, Gongoji Temple, Nara National Museum, Narakogei-kan Craft Museum. Sugioka Kason Calligraphy Museum, Naramachi Toy Museum, dan sebagainya masih banyak lagi.

Kelihatannya perlu tinggal beberapa hari agar bisa melihat berbagai tempat menarik di kota tua ini.

Advertisements

Nandaimon.

Standard

Bangunan yang menarik hati saya saat mengunjungi Todai-ji Temple di Nara adalah sebuah pintu gerbang raksasa yang disebut dengan Nandaimon. Jika diterjemahkan artinya adalah Gerbang Besar Selatan (Great South Gate). Disebut begitu karena pintu gerbang yang besar ini memang merupakan pintu gerbang selatan dari Todaiji temple. Dan saya mendapat informasi bahwa Nandaimon ini adalah pintu gerbang yang terbesar yang ada di Jepang.

Terbuat dari kayu yang sangat kokoh, gerbang ini memiliki 3 pintu yang sama ukurannya.

Di bagian kiri kanan pintu ini ditempatkan 2 patung raksasa dari dewa pelindung yang disebut Kongorikishi.

Walaupun umurnya sangat tua, gerbang kayu tua ini terlihat sangat antik dan tetap gagah.

Wipro Unza Indonesia, Best Company to Work For in Asia 2019.

Standard

Jumat malam kemarin saya diundang menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh HR Asia di J.W. Mariott Hotel di Jakarta, karena PT Unza Vitalis (Wipro Unza Indonesia) perusahaan tempat saya bekerja, memenangkan kompetisi sebagai salah satu perusahaan terbaik sebagai tempat bekerja di tahun 2019.

Sebagai karyawan, tentu saja saya merasa sangat bangga dengan pencapaian di ajang HR paling bergengsi se-Asia ini. Terlebih jika mengingat bahwa terus terang perusahaan kami yang di Indonesia ini baru pertama kali ikut serta dalam ajang ini dan menang!!!. Sangat mengejutkan dan membahagiakan.

Sedikit informasi, perusahaan PT Unza Vitalis ini diakuisisi pada tahun 2007 oleh Wipro Limited sehingga merupakan bagian dari Wipro Consumer Care. Ber”head office” di Jakarta, pabrik kami ada di Salatiga.

Di Indonesia , perusahaan kami ini memasarkan brand Vitalis, Sumber Ayu, Izzi, Enchanteur, Doremi, Pandansari, Romano, BioEssence dan Safi.

Mr Neeraj Khatri, Presdir PT Unza Vitalis dan Bpk Adi Sumarno, Head of HRD.

Nah, lalu bagaimana kami bisa menang?.

Saya rasa tentu salah satu faktor penentunya adalah tingkat kepuasan karyawan yang diukur melalui survey. Selain tentu saja beberapa faktor lain yang berkaitan dengan organisasi. Nah, saya yakin team HR di perusahaan kami ini dengan sangat kompak telah bekerja keras agar bisa mengantarkan perusahaan ke kemenangan ini.

Misalnya, perusahaan tempat kami bekerja memiliki value yang disebut dengan Spirit of Wipro.

Spirit of Wipro itu terdiri atas 4 point yang kami jalani dalam kehidupan sehari hari di kantor;

1/. Be passionate about clients’success.

2/. Treat each person with respect.

3/. Be global and responsible.

4/. Unyielding integrity in everything we do.

Sungguh, ini bukan sekedar value yang ditulis dan digantung di dinding saja. tetapi sesuatu yang kami jalani sehari-hari. Team HR kami selalu mengingatkan tentang value ini setiap saat.

Saat ini perusahaan mempekerjakan 547 karyawan, yang sangat beragam generasinya, gender, suku dan agamanya. Dan dari seluruh karyawan itu 67.4% adalah kaum millenials. Dan hampir 40 % adalah wanita. Kami sangat menghargai keanekaragaman.

Hal lain yang sangat menarik adalah program-program baik yang dibesut oleh Group maupun dirancang oleh team HR lokal. Antara lain :

Code of Business Conduct .

Ini menarik banget. Karena walaupun banyak perusahaan juga berbicara tentang ini, tetapi di Wipro kami menjalaninya dengan bersungguh -sungguh. Dan kami karyawan berkomitment untuk itu serta ikut memastikan bahwa bisnis berjalan dengan baik secara fair dan beretika. COBC ini mencakup juga masalah pencegahan terhadap bullying di kantor, pelecehan sexual, pelecehan sosial, fisik, gender, agama, suku dan sebagainya, penyalahgunaan wewenang, jabatan, masalah integritas, conflict of interest dan sebagainya.

Prevention of Sexual Harassment (POSH).

Sebagai karyawan, kami semua berhak dong bekerja dengan nyaman dan bebas dari segala bentuk bullying dan pelecehan. Terlebih bagi karyawan wanita yang jumlahnya mendekati 40%. Jika tidak diatur dalam COBC tentu sangat rentan terhadap kasus pelecehan ini. Perusahaan membemtuk komite khusus POSH untuk memverikan pendidikan, penyuluhan dan training kepada seluruh karyawan, termasuk para SPG dan team di lapangan serta karyawan yang berada di Office. Training juga diberikan bagi setiap karyawan baru , dan secara berkala diberikan lagi training penyegaran bagi karyawan lama.

Employee Engagement Program.

Di kantor kami, ada banyak banget Employee Engagement Program yang membuat karyawan semakin betah untuk tetap bekerja di perusahaan. Terbukti dalam survey persepsi karyawan, tingkat kepuasan karyawan terhadap perusahaan menjadi 83%, meningkat misalnya jika kita bandingkan pada tahun 2016 yang hanya 79%. Selain itu Attrition ratenya juga cukup rendah dan berkurang dibanding tahun tahun sebelumnya.

Employee Communication Platform.

Banyak forum komunikasi yang disediakan oleh perusahaan. Mulai dari Coffee Morning – ini untuk ngupdate ke karyawan apa apa aja berita terbaru di setiap Department, sehingga karyawan nggak kudet dengan apa yang terjadi di perusahaannya sendiri , lalu ada Employee Gathering – nah ini adalah acara tahunan. Biasanya kita pergi ke suatu tempat, dibikinin acara misalnya outbond atau games-games yang membuat kita makin kompak dan makin semangat gitu. Ada juga Board Magazine yang dipakai untuk naruh berita seputaran group. Ada lagi Leaders Meeting untuk ngupdate sesuatu di lefel Head department. Terus kalau ada apa apa, HR juga menyediakan diri untuk session HR Consultation. Dan percaya nggak, di perusahaan kami ada yang namanya “Thank You Tree” tempat karyawan menggantungkan ucapan terimakasihnya kepada karyawan lain yang telah membantunya.

Sebenarnya masih banyak lagi loh yang menarik di perusahaan tempat saya kerja ini. Misalnya Family Gathering, juga hampir setiap tahun, terus kalau kita berulangtahun nih… dibikinkan acara agar bisa Lunch bersama COO kita. Terus proggram lain lagi contohnya Brand Review Challenge di Social Media, School Holiday Program, ngundang anak anak sekolah untuk datang dan bermain ke kantor kami. Juga Office Contest misalnya lomba kebersihan antar department dalam rangka hari Bumi. Atau Expert Talk ngundang ahli nih ke kantor kita untuk bicara tentang apa saja tergantung topik. Ahli Keuangan, Ahli Kesehatan, Ahli Lingkungan Hidup, dan sebagainya. Gitu deh…pokoknya keren 👍👍👍.

Eco Eyes.

Nah..ini program yang berkaitan dengan upaya kantor kami menjaga keberlangsungan kehidupan di masa depan. Kami peduli bumi kami dan masa depannya. Program Eco Eyes ini dimaksudkan agar kami bisa memantau penggunaan energy, kertas dan air dengan irit dan efisien. Bukan pelit ya.

Jadi karyawan selalu diingatkan dan didorong agar semakin hari semakin bersikap eco-friendly. Bahkan di pabrik kami di Salatiga, kami juga membuat Biodiversity Park bekerja sama dengan ebird.org agar burung burung betah datang dan membuat sarang di halaman pabrik.

Corporate Social Responsiblity (CSR).

Perusahaan tempat saya bekerja juga cukup aktif melakukan CSR. Misalnya bekerjasama dengan Nara Kreatif untuk membantu pendidikan anak anak jalanan, juga secara berkala, karyawan ikut mendonasikan darah melalui Palang Merah Indonesia, juga memberikan sumbangan kemanusian dalam kejadian bencana alam, atau berbuka puasa bersama anak yatim piatu.

Leadership Values and People Development.

Hal yang sangat menarik lain di Wipro adalah tentang Leadership dan pengembangan karyawan. Selain berbagai jenis training baik internal.maupun eksternal yang diberikan, feedback kepada karyawan juga selalu diberikan secaea berkala dan bahkan untuk para leader diberlakukan 360° review, penilaian dari atasan, dari peers, dari internal customers dan dari bawahan. Di Sales di lakukan talent review secara berkala selain untuk mendevelop leadership dari dalam, menyediakan kepemimpinan dari dalam juga untuk membantu team sales dalam mencapai target melalui Sales Award.

Nah… demikianlah cerita saya tentang PT Unza Vitalis atau Wipro Unza Indonesia, perusahaan tempat saya bekerja. Bukan saja tempat saya mengais rejeki setiap hari, tetapi juga tempat saya mengekspresikan pikiran dan ide-ide saya dengan baik, karena didukung oleh suasana kerja yang nyaman dan sangat kondusif, serta penuh semangat dan motivasi yang tinggi untuk terus berkarya dan mencapai sukses.

Wipro Unza Indonesia, great place to belong!!!.

Yoshikien Garden di Nara.

Standard

Ada banyak sekali Garden di Nara. Yoshikien Garden adalah salah satu yang sempat saya kunjungi. Garden ini sangat indah, terdiri dari 3 bagian, yakni taman yang ada kolamnya, bangunan tempat minum teh dan taman lumut.

Awalnya saya pikir kami akan membayar jika masuk ke garden ini. karena itu yang saya tangkap di plang depan taman ini. Kami juga diminta untuk menunjukkan passpor kami kepada petugas. Tetapi entah kenapa, mereka tidak memungut bayaran dari kami.

Ooh…tentu saja kami sangat berterimakasih kepada petugas itu. Kamipun masuk ke dalamnya melalui sebuah tangga kecil.

Begitu masuk terlihat pemandangan menakjubkan dari sebuah kolam yang posisinya agak dibawah.

Dikelilingi oleh bunga bunga Azalea yang cantik dan pohon pinus jepang yang bentuknya sangat artistik. Seorang petugas gardening kelihatan sedang memangkas tanaman dan merapikan taman.

Saya sungguh merasa takjub dengan pohon pinus di situ. Mirip bonsai yang dibentuk tangan manusia, tetapi dalam ukuran besar.

Hujan turun gerimis. Saya berteduh sebentar di emperan bangunan sambil melongokkan kepala melihat melalui jendela kaca.

Selembar kertas tertempel di situ. Rupanya jendela kaca bangunan itu terbuat secara traditional dari hadmade glass. Bukan kaca pabrikan. Waaah!!!. Luarbiasa ya.

Di pojok taman ada sebuah parit yang cukup dalam dan di seberangnya tampak sebuah pagoda bertumpang 13 yang menurut saya sangat mirip dengan meru. Keseluruhan landscape taman itu tampak sangat cantik dan menarik.

Setelah reda, saya berjalan menyusuri jembatan kecil dan jalan setapak yang menanjak.

Ada sebuah bangunan kecil di atas sana. Kelihatannya tempat orang minum teh. Jika kita memandang tepat ke pintunya, di seberang sana tampak sebuah taman lain yang indah. Sayang pengunjung tidak diperkenankan masuk ke sana.

Didepannya ada sebuah tempat air. Mungkin sebelum masuk ke ruangan suci itu, tamu diharapkan mencuci tangan atau kaki di sana.

Saya mengambil jalan memutar untuk sampai ke taman di seberang sana. Tempat yang sangat indah. sejuk. dan terasa sangat tenang dan damai.

Sebagai catatan, sesuai dengan yang tertera di pintu gerbang, di taman Yoshikien ini rupanya pada suatu masa adalah lokasi dari cabang Kofukuji Temple yang disebut dengan “Manishuin”. Ini menurut mereka berdasarkan foto lama dari Kofukuji Temple. Namun ketika Jepang memasuki periode Meiji (1868 – 1912), tempat ini dimiliki oleh perorangan. Setelah konstruksi dari bangunan dan taman tang sekarang pada tahun 1919, tempat ini kemudia sering dimanfaatkan untuk menerima tamu tamu VIP dari perusahaan swasta. Pada tahun 1980, Nara Perfecture mengambil alih tempat ini dan dibuka untuk publik.

Sebagai informasi, taman ini terbuka untuk umum dari jam 9 pagi hingga jam 17.00. Pintu masul terbuka hingga pukul 16. 30. Jadi kalau teman teman pembaca ada yang ingin berkunjung ke sini, jangan terlalu sore.

Mengunjungi Harry Potter di Universal Studio Japan.

Standard

Hari pertama di kota Osaka, saya mengunjungi Universal Studio – Japan. Yaa… namanya juga ngikut keponakan. Tentu banyak yang bisa dilihat di sana. Mulai dari Minion, Spiderman, Jurasic Park, Snoopy, Peanuts, dan sebagainya. Tapi dari semua itu, saya paling tertarik pada Harry Potter.

Kisah dunia sihir ini memang sangat menyihir perhatian saya. Dan keponakan saya seperti nauin aja kalau tantenya ini penggemar serial Harry Potter. Kami pun sepakat bermain ke wahana itu.

Kereta Api yang akan mengantarkan ke Hogwarts Castle

Begitu sampai di gerbang, wow! pemandangannya memang sudah langsung memukau dan membuat saya lupa kalau saya sebenarnya seorang “mugle” 😀. Gimana tidak, kereta dengan gerbong 5972 yang akan mengantarkan saya ke Sekolah Sihir Hogwarts sudah di depan pintu dengan uap yang mendesis siap berangkat. Seorang pemandu berdiri di depannya.

Berikutnya pemandangan desa Hogsmeade, desa Sihir yang letaknya tak jauh dari sekolah Hogwarts.

Saya sangat senang di sini.

Melihat atap atap rumah yang tertutup salju. Tak ada bosan bosannya berkeliling di sini.

Kantor Pos Sihir dengan OWL POST menggunakan tenaga burung hantu untuk mengantarkan surat dan barang.

Di sebuah aula, saya melihat sebuah kantor pos yang langit-langit bangunannya dipenuhi dengan berbagai jenis burung hantu. Tentunya burung burung hantu itu yang bertugas untuk mengantarkan segala surat dan barang di dunia sihir 😊. Sayapun mendongak mengamati jenis-jenis burung hantu itu satu per satu.

Toko alat sihir.

Ada juga berbagai toko alat alat sihir yang menarik untuk dikunjungi, yang tentunya berisi berbagai souvenir.

Di depan Hogwarts USJ.

Setelah puas berkeliling barulah kami memutuskan untuk ikut bermain di wahana utama di Hogwarts. Antriannya lumayan panjang. 100 menit !!!. Tapi nggak apa apalah. Mumpung ada di sini.

Hogwarts.

Saya sangat kagum akan tempat pariwisata ini. Pengunjungnya sungguh membludak. Mereka rela mengantri berdiri dan berpanas panasan demi masuk ke dalam wahana ini. Padahal harga ticket masuk ke Universal Studio Japan ini juga nggak murah – murah amat. Buat contekan nih, ticket masuk ke USJ untuk orang dewasa adalah 7 900 Yen atau sekitar 1 jt rupiah per orang. Tapi pengunjung tetap saja membludak.

Sungguh sebuah kesuksesan pemasaran brand Harry Potter yang luar biasa.

Kesuksesan besar dari buah pikir J. K. Rowling sang penulis novel serial ini pada awalnya. Bagaimana ia menterjemahkan khayalan di dalam ruang pikirnya ke dalam rangkaian kalimat demi kalimat yang membentuk cerita. Lalu seseorang menterjemahkan karya sastra itu ke dalam bentuk film. Dan seseorang yang lain menterjemahkannya ke dalam bangunan fisik berupa wahana ini.

Saya memasuki wahana permainan sihir dan menikmatinya bersama anak saya. Lumayan seru juga, tapi sesungguhnya saya lebih banyak memejamkan mata saya ha ha 😀😀😀. Setelah selesai lalu saya keluar ke sebuah ruangan tempat menjual berbagai pernak pernik Hogwarts. Tidak membeli apa apa, dan hanya melihat lihat saja, lalu keluar lagi.

Memandang bangunan Sekolah Sihir Hogwarts yang kelihatan kokoh berwarna kelam itu, lengkap dengan menara menaranya, saya berpikir apakah bangunan seperti ini yang ada di dalam pikiran J. K. Rowling sejak awalnya? Atau ini sudah bercampur dengan khayalan yang ada dalam pikiran sang para sutradara Chris Columbus dan kawan kawan?. Demikian juga bangunan fisik lainnya seperti desa Hogsmeade, kantor post dan lain lain beserta detail-detailnya. Tak habis habisnya saya berdecak kagum.

Tapi apapun itu, yang jelas dari sebuah ide di kepala sang penulis, berkembang menjadi sebuah cerita yang diwujudkan dalam berbagai bentuk bisnis yang baik, dari buku, film, cinderamata, wahana permainan. Nah… kapan kita bisa punya ide yang secemerlang itu ? 😀.

Sesuatu tidak akan punya cerita sukses jika tidak ada ide dalam pikiran. Tetapi ide saja akan tetap tinggal ide, jika tidak mampu kita gambarkan atau tuangkan dalam tulisan ataupun cerita.

Lalu cerita? Ya … cerita akan tambah hidup jika kita film-kan. Dan semakin membooming ketika diterjemahkan dalam berbagai souvenir dan pernak pernik.

Kreatifitas Barang Bekas Di Kantor.

Standard
Kreatifitas Barang Bekas Di Kantor.

Sebenarnya ini sudah agak lewat sedikit. Baru sempat menceritakannya. Ini tentang lomba kebersihan antar Department yang diadakan di kantor saya, Wipro Unza, dalam rangka memperingati Hari Bumi yang sebetulnya jatuh pada tanggal 22 April yang lalu. Tapi kegiatannya masih tetap terasa hingga bulan Mei ini. Saya bangga sih dengan apa yang dilakukan di kantor.

Sungguh tidak menyangka antusias dari teman teman sangat tinggi. Selain tentunya kesadaran untuk berbersih -bersih, ternyata teman-teman juga pada kreatif memanfaatkan barang barang bekas. Yuk kita lihat :

1. Box Tanaman Dari Kardus Bekas.

Sebagai petusahaan yang memproduksi roduk Fragrance dan perawatan kulit, tentunya kardus adalah salah satu limbahnya. Nah gimana caranya memanfaatkan dus bekas ini?.

Tanaman Ginseng Jawa dalam box kardus bekas.

Salah satunya adalah dengan memanfaatkannya sebagai box tanaman.

Kardus bekas untuk menutup pot tanaman.

Selain untuk menutupi pot hitam yang jelek tampangnya, menempatkan tanaman di dalam box juga memudahkan pengangkutan tanaman.

Pot tanaman dalam kardus bekas.

Misalnya jika ingin dipindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain.

2. Frame Photo Dari Kardus Bekas.

Frame Photo Team Marketing PT Unza Vitalis saat 17 Agustusan, te4buat dari kardus bekas.

Kardus tak terpakai , selain bisa digunakan untuk menutup pot tanaman, bisa juga dipakai untuk Frame Photo.

Frame Photo dari barang bekas.

Dengan sedikit kreatifitas gunting gunting dan tempel, kita bida memanfaatkan kardus bekas yang tak terpakai untuk mem- framing foto foto team kita di kantor. Tentu tambah seru ya…

3. Daur Ulang Tatakan Parcel.

Walaupun agencies, suppliers atau rekanan kerja perusahaan selalu dihimbau agar tidak mengirimkan Parcels, namun pada hari-hari tertentu misalnya Idul Fitri, Natalan dan Tahun Baru, tetap saja ada Parcel yang diterima oleh karyawan atau perusahaan.

Enchanteur dan Izzi

Nah, kalau sudah kepalang diterima lalu bagaimana?.

Romano

Biasanya parcel parcel itu kami kumpulkan di HRD, isinya dipecah lalu diundi dan dibagikan ke seluruh karyawan.

Vitalis

Beberapa tempat Parcel yang bentuknya menarik, digunakan ulang untuk keperluan display di acara-acara yang diselenggarakan oleh kantor atau brand.

Sumber Ayu

Nah…kali ini team Marketing pun ikut memanfaatkan bekas tatakan parcel dan barang bekas lainnya untuk mendisplay produknya masing masing.

Doremi

Tetap kelihatan cantik dan menarik.

Safi

BioEssence

Walaupun begitu, ada juga brand kami yang ikut didisplay, walaupun kehabisan tatakan parcel bekas 😀.

4. Wadah dari Botol dan container bekas.

Yang sangat kreatif lagi adalah pemanfaatan botol bekas sisa sisa development yang digarap cantik menjadi berbagai wadah yang menarik oleh team R&D kami.

tempat sampah dari botol bekas yang dirangkai.

Tempat sampah dari jerrycan bekas.

Ada yang menjadi tempat sampah.

tempat pulpen dari botol bekas

Ada yang menjadi tempat pulpen dan pensil.

4. Memisahkan Jenis Sampah.

Selain berkreasi dengan barang bekas, karyawan juga memisahkan jenis jenis sampah berdasarkan bahan dan keamanannya.

Seperti yang kita lihat di gambar gambar ini yang dilakukan oleh teman teman dari HR dan Sales. Sampah dibedakan tempatnya. Ada sampah plastik, sampah kertas, sampah botol dan sebagainya.

Semuanya kelihatan nenarik dan rapi.

Satu lagi…. kalau beli apa apa kan suka ada jantong plastiknya ya. Nah…kantong plastik ini pun disimpan agar bisa digunakan ulang kembali.

Begitulah cerita saya tentang kegiatan Cleaning Day dan Kreatifitas Daur Ulang di kantor kami, Wipro Unza.

Aktifitas yang lain yang juga dilakukan adalah menyumbangkan sampah kertas dan plastik kepada Yayasan yang bisa mengelola sampah ini yang mana hasil olahnya dijual dan uangnya digunakan untuk membantu pendidikan untuk anak-anak jalanan.

Keren kan, tempat saya bekerja? . Saya bangga menjadi bagiannya.

#unzavitalis

#greatplacetobelong

Tiga Cara Menikmati Avocado.

Standard

Saya lagi sangat doyan Avocado. Entah kenapa, rasanya kurang kenyang kalau belum makan Avocado. Selain dijus atau dijadikan campuran es buah, Avocado sangat enak buat teman makan dengan sayuran ataupun dengan telor dan sebagainya.

1/. Avocado dengan Telor Dadar, Tumis Selada Air dan Kol serta Singkong goreng.

Kombinasi makanan ini sungguh sangat enak. Telor saya pilih untuk memastikan asupan protein yang cukup untuk saya (selain saya memang doyan telor juga ha ha 😀😀). Di sini saya memilih telor dadar. Karena kalau didadar, telor bisa ditambahin irisan bawang, cabe atau daun seledri. Lalu saya tambahkan dengan tumis kol dan selada air.

Nah… yang selada air ini saya sangat suka, karena menurut kepercayaan traditional, selada air sangat bagus dikonsumsi untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap normal.

Dan terakhir singkong goreng. Saya pikir saya harus sering sering makan singkong. Karena menurut berita, singkong bagus untuk mencegah pertumbuhan sel sel kanker. Jadi ini judulnya makanan sehat.

2/. Avocado Shrimp.

Nah ini makanan sungguh favorit saya. Gabungan rasa Avocado yang lembut dan enak berpadu dengan rasa udang yang kenyal dan bernuansa laut sungguh maknyus. Saya tambahkan dengan salad dressing Thousand Island (beli jadi dalam botoh nih ) dan sedikit taburan daun Oregano kering. Mantap dah.

Pertama kali saya makan Avocado Shrimp di sebuah restaurant di Sanur. Diajak dan dibayarin makan teman saya. Sumpah!. Enak bangeeeet. Tapi mau nambah malu. Wong dibayarin orang lain. Waktu itu saya masih mahasiswa. Dan kantong saya terlalu kempes untuk makan di restaurant yang pembelinya kebanyakan bule-bule. Tapi sejak itu saya ingat rasanya.

Sekarang setelah saya bekerja dan punya penghasilan sendiri, saya beberapa kali bikin sendiri dan makan Avocado dengan udang ini.

3/. Avocado Telor Panggang.

Nah ini… saya baru nyontek hari ini. Seorang teman mengupload Avocado panggang dengan Telor Ceplok di Facebook. Miih… kelihatannya enak. Jadi saya cobainlah.

Tapi dibanding telor ceplok, saya lebih suka telor dadar diaduk aduk dengan irisan bawang merah bawang putih dan cabe serta sedikit garam lalu dituangkan ke dalam mangkok avocado.

Lalu panggang sekitar 30 menit di suhu 280° C. Wah…. ternyata rasanya mantap banget. Nggak rugi nyontek.

Nah itulah teman teman, 3 cara yang asyik menikmati Avocado. Teman pembaca ada yang punya resep lain?. Silakan dishare.

Memilih Tanaman Dapur Hidup Buat Si Penyuka Salad?.

Standard

Salad, adalah sayuran segar bergizi yang sangat populer belakangan ini. Kebanyakan dimakan mentah, seperti kita memakan lalapan. Bedanya hanya didressingnya. Salad semakin populer ketika tubuh ramping dan sehat menjadi impian setiap orang.
Melihat saya sering memposting tanaman dapur hidup, seorang teman bertanya tanaman apa saja yang sebaiknya ditanam biar kebutuhan akan saladnya bisa dipenuhi setiap hari?.

Sebenarnya jawabannya sangat kondisional tergantung jenis sayuran yang disukai. Walaupun demikian saya akan coba menceritakan mix tanaman sayuran yang enak buat campuran salad. Menurut saya tapi lho…

Buat saya, untuk membuat salad setidaknya kita harus punya daun selada (lettuces). Jadi, tanaman pertama yang perlu kita pilih untuk ditanam adalah dari jenis selada. Selada ada banyak jenisnya. Ada yang hijau, ada yang keputihan, ada yang merah atau campuran darinya. Ada yang bulat seperti kol, ada yang berdaun lonjong mirip sawi. Ada yang keriting, ada yang bergerigi. Semuanya enak. Jadi pilihlah jenis selada yang kita sukai. Kita juga bisa mencampurkan beberapa jenis daun selada sekaligus.

Lalu berikutnya kita pilih tanaman pelengkap salad. Misalnya Mint, Basil, Kemangi, kol, seledri, parsley, rosemarry, dsb.

Daun daun tanaman ini memperkaya rasa dari selada yang kita buat. Daun mint memberikan rasa segar dan bersih di mulut. Sweet Basil memberikan rasa nyaman. Parsley dan Seledri ada sedikit rasa pengah tapi enak juga. Rosemerry memberi rasa hangat. Dan sebagainya. Jadi tidak rugi jika kita tanam di halaman.

Sayuran buah atau umbi, misalnya tomat, timun, wortel atau bawang bombai dan sebagainya juga merupakan pilihan menarik untuk ditanam.

Dengan menanam tanaman yangvsaya sebut di atas kita bisa membuat summer Salad hasil petik dari halaman kita sendiri.

Selamat Hari Nyepi!.

Standard

Seorang teman bertanya kepada saya, bagaimana cara orang Bali me”raya”kan Nyepi?. Kan katanya Nyepi ?. Terus gimana perayaannya?. Ada kue kue atau makanan enak nggak di rumahnya?. Saya tertawa.

Iya betul. Hari Nyepi sesuai dengan namanya memang tidak ada perayaan dalam artian pesta pora raya penuh acara, tidak ada makanan melimpah, pakaian baru dan suasana gemerlap, seperti hari raya pada umumnya. Apalagi kembang api. Sama sekali tidak ada. Yang ada hanya sepi. Kesunyian. Setiap orang berusaha menyepikan diri. Berusaha membawa pikirannya ke dalam dirinya masing -masing, sehingga yang ada hanyalah kesunyian. Sungguh tidak ada perayaan.

Walaupun tidak semua orang melakukannya dengan penuh, pada umumnya warga Bali melakukan Catur Brata Penyepian, yaitu melakukan tapa brata tidak melakukan 4 hal ini, sejak jam 6 pagi hingga jam 6 pagi keesokan harinya. Apa saja?

Pertama adalah Amati Geni, alias tidak menyalakan api maupun cahaya. Umumnya orang tidak masak, tidak menyalakan kompor. Tidak juga menyalakan lampu/ listrik di malam hari. Sehingga malam hari biasanya gelap gulita.

Kedua adalah Amati Karya, alias tidak bekerja. Orang orang beristirahat total. Tidak kerja kantoran, dan juga tidak msngerjakan pekerjaan lainnya. Tidak menyapu, tidak mengepel, tidak nemasak, tidak mencuci dan sebagainya.

Ketiga adalah Amati Lelungan, alias tidak bepergian. Orang orang umumnya tidak keluar rumah. Tidak berjalan kaki, tidak naik sepeda, motor, mobil dan sebagainya.

Keempat adalah Amati Lelanguan, alias tidak bersenang -senang. Misalnya tidak pesta pesta, tidak minum minuman keras, tidak menari nari dan sebagainya. Sebagian orang mungkin melakukan puasa penuh dari jam 6 pagi ke jam 6 pagi keesokan harinya. Sebagian mungkin melakukan puasa partial.

Karena tidak melakukan 4 hal yang disebut di atas, dengan sendirinya orang orang akan terarah untuk diam. Hening. Kosong.

Dan hal terbaik yang mungkin dilakukan orang saat terdiam adalah merenungkan diri. Entah mengingat ingat dan mengevaluasi diri, entah melakukan perjalanan pikiran ke dalam diri sendiri, memikirkan masa depan diri dan sebagainya. Dalam keheningan dan kesunyian, pemahaman tentang diri, sekitar dan semesta akan sangat mungkin tergali. Dan hanya dalam kekosongan, kita mungkin mengisi ulang kembali jiwa kita agar lebih baik lagi ke depannya.

Nah… karena hal ini lebih banyak merupakan sebuah ajakan ketimbang sebuah keharusan, dalam kenyataannya masyarakat melakukannya sedapat atau sekuat yang bisa dilakukan tanpa unsur pemaksaan. Jika sanggup ya lakukan, jika tidak yaaa sudah.

Misalnya jika kebetulan di rumah itu ada bayi atau anak kecil, dan sang ibu merasa butuh lampu untuk mengurus bayinya, atau anaknya sangat takut kegelapan. Maka mungkin saja di rumah itu tidak semua ruangan dimatikan lampunya. Mungkin ada sebuah ruangan yang dipakai bayi atau anak itu, listrik tetap dinyalakan seperti biasa. Tetapi untuk menghormati yang lain, ruangan itu ditutup rapat, jendela atau kisi kisi ditutup dengan koran atau kain agar cahaya tidak keluar.

Atau misalnya jika ada anggota keluarga yg sedang sakit, yang misalnya perlu makan makanan yang dimasak baru, maka keluarga itu mungkin masak untuk perawatan sang sakit.

Atau misalnya karena keadaan yang sangat mendesak sekali atau yang bersifat darurat, satu dua orang mungkin ada perlu keluar rumah tidak masalah dan tinggal melapor pada pecalang (petugas adat). Tentu diijinkan sepanjang jelas alasannya.

Fasilitas umum yang penting seperti Rumah Sakit umumnya tetap beraktifitas sebagai mana biasa.

Begitulah kurang lebih bagaimana orang Bali menyepi di hari raya Nyepi.

Selamat Nyepi teman teman !.

Menonton Drama Musikal “Kita Indonesia Milenial”.

Standard

Sabtu kemarin, saya berkesempatan hadir dalam pagelaran drama musik yang diselenggarakan sekolah Pembangunan Jaya. Mengambil tempat di Gedung Teater Global Jaya, pagelaran kolosal yang melibatkan siswa siswi Pembangunan Jaya dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA ini terlihat cukup grande.

Menurut pihak penyelenggara, ide datang dari fakta bahwa saat ini sekolah TK, SD, SMP dan SMA Pembangunan Jaya letaknya di lokasi yang terpisah pisah. Masing masing melakukan aktifitas sendiri sendiri. Bagaimana kalau sekali- sekali diadakan pentas gabungan ?. Hmm… ide yang menarik juga. Dan thema milenial yang diambil juga sangat menarik dan berlatar situasi yang dihadapi bangsa kita saat ini, yakni tentang ke-Bhineka Tunggal Ika -an. Rupanya Pembangunan Jaya ingin memperlihatkan peran dan partisipasi dalam memperat persatuan dan kesatuan bangsa lewat drama musikal ini.

Alur cerita.

Drama bercerita tentang anak perempuan yatim piatu bernama Putu Dini, berasal dari desa Penglipuran di Bali. Karena kedua orang tuanya sudah tiada, Putu lalu berangkat ke Jakarta untuk tinggal bersama Om dan Tantenya dan pindah belajar ke sekolah di SMA Pembangunan Jaya.

Di masa awal masuk sekolah, Putu mengalami beberapa masalah karena dibully oleh Gangs sekolah yang bandel dan suka bolos pelajaran. Ketika ibu guru memperkenalkannya sebagai anak baru, Putu diminta menari. Putupun menari Bali. Tetapi Gangs sekolah yang merasa lebih jago nge-dance mengatakan tari traditional seperti itu sudah tidak jaman lagi. Merekapun menunjukkan dance yang lebih modern yang lebih kekinian. Putu diejek sebagai kampungan.

Juga preman yang banyak berkeliaran suka memalak dan merampas hape yang baru saja diberikan oleh tantenya.

Hal ini membuat Putu merasa sangat sedih. Ia merasa ibu kota sangat jahat padanya. Dan ia rindu ingin pulang ke kampung halamannya yang tentram dan damai. Di sini kedamaian kampung Indonesia digambarkan apik dengan berbagai tarian daerah.

Tapi dengan berjalannya waktu, Putu akhirnya bertemu dengan teman teman yang mau menerimanya dengan baik dan mengajaknya ikut aktif dalam kegiatan ekskul nge-dance. Saat itu kebetulan sedang ada Pembangunan Jaya Dance Battle.

Beberapa group dance tampil. Termasuk gangs yang membully Putu sebelumnya.

Mereka semua bagus -bagus.

Nah…terakhir tampillah Putu dan groupnya. Mereka datang dengan Dance baru yang merupakan kombinasi Traditional Bali dance dengan tarian modern.

Ternyata tari baru ini bukan saja bagus dan penuh energi, tetapi juga mampu menunjukkan bahwa tarian Traditional pun bisa menjadi sangat bagus dan harmonis disandingkan dengan tarian modern. Team Putu menang.

Semuanya memberikan applaus dan selamat. Termasuk teman-teman yang sebelumnya membully Putu. Semuanya menerima Putu dengan baik.

Di akhir cerita, Putu dan teman-temannya saling berbagi pendapat bahwa kita semua adalah Bangsa Indonesia yang satu, tanpa harus membesar-besarkan perbedaan ras, suku ataupun agama yang dianut. Bhineka Tunggal Ika.

Overall alur cerita sangat menarik. Masing -masing anak juga menjalankan peranannya dengan baik. Dan pesan moral yang disampaikan untuk lebih mencintai budaya kita sendiri tersampaikan dengan sangat baik.

Musik dan Lagu.

Yang membuat drama ini menjadi semakin menarik adalah musik dan lagu yang digarap dengan serius. Tidak tanggung tanggung, minimal ada 3 group yang mensupport drama musikal ini.

Pertama adalah group musik traditional Bali yang berlokasi di sudut kanan penonton. Walaupun hanya terdiri atas beberapa gangsa, tapi musik ini diperlukan untuk mendukung adegan terutama saat pembukaan.

Kedua , di sebelah kiri penonton adalah Pembangunan Jaya music assembly yang mendukung banyak adegan dari drama musik itu.

Dan ke tiga, berdiri berjajar di kiri depan panggung adalah group paduan suara yang menghasilkan kwalitas lagu ysng baik dan indah.

Di luar itu drama music ini masih dilengkapi dengan permainan drum dan alat music bambu yang dimainkan anak anak.

Kombinasi permainan music dan lagu lagu ini membuat keseluruhan drama musikal ini menjadi lebih terlihat keren.

Tata gerak dan koreografi.

Gerak dan koregrafi drama musik ini juga terlihat cukup apik. Walaupun di sana sini juga sedikit berantakan, tapi saya tetap ingin ngasih jempol. Mengingat bahwa sangatlah tidak mudah mengelola ruang dan tata gerak para pemain yang jumlahnya sangat banyak, apalagi sebagian darinya adalah anak-anak TK dan SD yang tentunya sulit diatur. Tapi justru di situ letak kelucuannya yang alami, yang mengundang tawa dan senyum penonton. Yang penting di sini adalah bagaimana membuat anak-anak berani tampil di panggung.

Di luar itu masih ada lagi tata cahaya, permainan laser dan backstage display yang merupakan elemen penting untuk membuat keseluruhan pagelaran menjadi semakin hidup dan wah.

Begitulah pengamatan saya terhadap pagelaran kolosal ini. Semuanya berjalan dengan sangat bagus. Anak anak sangat percaya diri dan bangga dengan apa yang mereka lakukan.

Walaupun ada beberapa kekurangan kecil, tetapi tidaklah banyak. Seperti misalnya jika dilihat dari aspek Marketing, (Brand Imagery Building) – saya pikir jika dalam drama ditunjukkan figur ibu guru yang lebih serius dan tidak terkesan sangat sering meninggalkan kelas gara gara rapat (sampai murid sangat hapal alasannya: Raaapaaaat!!!), tentu citra sekolah Pembangunan Jaya akan berhasil dibangun dengan lebih baik.

Juga saat ketua murid membacakan pengumuman, mengapa semua murid harus membolos?. Karena adegan ini justru membuat kening penonton (orang tua murid) jadi berkerut. Saya pikir dengan adegan membully anak baru oleh beberapa anak nakal saat guru tidak ada, sebenarnya sudah cukup untuk membangun konteks. Nggak usah ditambahin.

Juga ada adegan saat menjelang battle dance tiba tiba serombongan ibu ibu ke sekolah, sehingga memicu keributan kecil yang memaksa sang pembawa acara harus meminta maaf kepada ibu ibu itu. Mungkin adegan ini sengaja diselipkan sebagai twist, untuk membangun kejenakaan tetapi treatment nya agak kurang pas. Sehingga dari unsur pendidikan terasa agak mengganggu.

Tapi …terlepas dari sedikit area yang sebetulnya masih bisa dibangun dengan lebih baik itu, secara keseluruhan pagelaran ini layak diacungi jempol yang banyak. Salut pada Pembangunan Jaya yang telah berusaha membangun kesadaran tentang kebhinekaan bangsa kita lewat drama musikal.

Salam sukses dari saya, untuk perguruan Pembangunan Jaya!.